Warung Bakso Mas Cingkrank Buka Cabang Ke 6

0
10
views

Garis-tengah.com, Makassar – Kota Makassar yang berada di Provinsi Sulawesi Selatan menjadi salah satu surga kuliner bagi para pecinta dunia makanan. Karena di kota ini kita dapat menemukan aneka makanan yang terbuat dari olahan ikan dan daging yang menjadi andalannya.

Salah satu tempat kuliner yang terkenal di Makassar adalah Warung bakso Mas Cingkrank. Baru-baru ini, warung yang menjajakan olahan daging berupa bakso ini memperluas ekspansinya.

Warung Bakso Mas Cingkrank kembali membuka cabangnya yang ke enam di Jalan AP Pettarani No 124 Makassar, setelah sebelumnya pada April lalu buka di Jalan Sunu.

Salah satu owner Warung Bakso Mas Cingkrank, Ashari mengatakan dalam jangka waktu 2,5 tahun Warung Bakso Mas Cingkrang telah memiliki enam cabang yang tersebar di beberapa titik di Kota Makassar.

Konsep dari Warung Bakso Mas Cingkrank sendiri terbilang unik. Azhari mencoba menghadirkan menu dengan brand lokal yang ditonjolkan, seperti Bakso Konro dan Mie Pangsit Palekko.

Harganya pun terjangkau, mulai dari Rp16 ribu hingga Rp20 ribuan, para tamu sudah menikmati suasana yang nyaman dan rasa enak dari hidangan yang membuatnya lebih puas.

Baca Juga :  Adam Muhammad Bantu Evakuasi Korban Banjir

“Untuk menu sendiri, manajemen akan mencoba memberikan inovasi baru setiap tiga bulannya,” tuturnya, kemarin.

Ashari mengatakan kata cingkrank sendiri lahir karena ada nilai yang ingin disampaikan. “Cingkrang kan artinya celana diatas mata kaki. Kebetulan juga sebagian owner karakternya begitu. Ini sebagai wasilah, dakwah, kalau ini adalah Sunnah,” jelasnya.

Selain itu, aturan di perusahaannya mewajibkan para karyawan menggunakan jilbab bagi perempuan dan melaksanakan salat lima waktu. “Ini memberikan contoh kepada warung dan usaha-usaha lain,” sambungnya.

Kedepan, kata dia, Warung Bakso Mas Cingkrank akan terus berekspansi dan bertumbuh membuka cabang dibeberapa titik Kota Makassar.

“Tujuan dari ekspansi yang terus dilakukan dengan pembukaan cabang ini untuk membantu mereka yang ingin makan bakso enak dengan harga terjangkau dan value brand lokal. Selain itu, tujuan lainnya adalah membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya,” pungkasnya.(*)