Rintis Usaha Untuk Biaya Kuliah

0
48
views

GARIS-TENGAH.COM, Makassar – Kesibukan perkuliahan ditambah lagi padatnya kegiatan berorganisasi tak gentar mahasiswa ini untuk merintis usaha yang telah ditinggalkan ayahnya setahun lalu.  Sandy Warman adalah salah satu mahasiswa jurusan Pendidikan Matematika dari Universitas Muhammadiyah Makassar yang saat ini merintis usaha meubel di kawasan kota Makassar tepatnya di jalan Banta-bantaeng, Kecamatan Rappocini.  Selain kesibukannya dalam berwirausaha, pemuda yang kerap disapa “tetta” ini juga aktif dalam berbagai kegiatan keorganisasian baik internal maupun eksternal.  Organisasi yang digeluti tetta saat ini seperti di Unit Kegiatan Mahasiswa Lembaga Kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (UKM LKIM-PENA) merupakan salah satu UKM di kampus tersebut yang memiliki kegiatan yang padat.  Selain itu,  tetta juga sampai saat ini masih eksis di organisasi eksternal seperti Forum Lingkar Pena (FLP)  dan Komunitas Pecandu Aksara.

Strategi tetta dalam mempromosikan usahanya yaitu melalui iklan online dan kerap kali menjadi sponsor untuk membantu kegiatan-kegiatan kemahasiswaan yang ada di kampus.  Hingga saat ini,  usaha yang diberi nama “Tetta Sally Meubel” telah banyak membantu untuk membiayai kuliah dan menghidupi keluarganya sendiri. Sebab,  setelah ditinggal sang ayah, tetta menjelma menjadi tulang punggung keluarga dan harus terbiasa membagi waktu antara kuliah,  kegiatan organisasi,  usaha,  serta hobby nya yakni membaca dan menulis.

Baca Juga :  Halal Bihalal KMS UNM Dihadiri Sejumlah Tokoh Sinjai

Tetta juga masih aktif dalam kegiatan tulis menulis dan telah menerbitkan satu buku yang berjudul “Menenun Air Mata” yang merupakan buku himpunan tulisan puisi dan cerpen. Hingga saat ini,  tetta masih menyempatkan waktunya untuk menulis karena tetta sejak kecil bermimpi untuk menjadi seorang penulis terkenal dan pengusaha besar yang mampu menginspirasi banyak orang.

“Semestinya semua pemuda harus berpikir dna berani untuk membuka usaha. Sebab hidup di era ASEAN Community sekarang, adalah tantangan besar bagi kita untuk bersaing dengan negara ASEAN lain.  Berwirausaha membuat kita mandiri dan tidak menyusahkan orang tua dalam membiayai kuliah, serta membantu negara dalam mengurangi angka pengangguran.  Tapi ingat satu hal,  sesibuk-sibuk apapun kita dalam berwirausaha,  kuliah,  ataupun kegiatan-kegiatan organisasi,  sempatkanlah waktumu untuk terus membaca dan menulis. Serta jangan lupakan beribadah. “ Ujar Sandy Warman (Direktur Tetta Sally Meubel)