PR III UNM Tolak Cabut Surat Edaran

0
69
views

Makassar, garis-tengah.com – Surat edaran nomor: 3883/UN36/TU/2017 tentang larangan mengikuti kegiatan lembaga kemahasiswaan bagi semester 1 dan 2 dinilai menghambat mahasiswa baru dalam mengenal kampus serta mengembangkan potensi minat dan bakatnya.

Inilah yang kemudian tertuang dalam pernyataan sikap yang dikeluarkan oleh aliansi orange menggugat pada aksi sore tadi.

Menanggapi hal tersebut Arifuddin Usman selaku Pembantu Rektor III menolak tuntutan yang dilayangkan massa aksi. Dia mengungkapkan bahwa tidak akan dengan mudahnya mencabut surat edaran Rektor tersebut. “Surat edaran tersebut sudah disepakati oleh seluruh pimpinan Universitas bersama Pembantu Dekan 3 Fakultas se-UNM dan tidak dapat diganggu gugat, dalam hal ini tidak akan dicabut karena itu sudah kesepakatan bersama ,” jelasnya.

Mendengar pernyataan tersebut massa aksi berteriak protes. Sukri Kahir selaku bagian humas dalam aliansi orange menggugat menyatakan bahwa apa yang disampaikan oleh PR III keliru. “Ketika dalam penetapan aturan tersebut tidak satupun melibatkan perwakilan mahasiswa dalam hal ini Lembaga Kemahasiswaan yang seperti kita ketahui bersama yaitu representatif mahasiswa itu sendiri dan nyatanya setelah ditelusuri alasan mengapa dikeluarkannya surat edaran tersebut karena untuk menghindari DO dini yang berada pada semester awal yang diakibatkan oleh kegiatan-kegiatan lembaga kemahasiswaan dan itu tidak rasional menurut kami”.