Pesta Komunitas Makassar 2017 Membuktikan Makassar Tidak Kasar

0
115
views

Makassar, Garis-Tengah.com – Pesta Komunitas Makassar (PKM) 2017 bertemakan “Merdeka dengan Berkarya” yang diadakan pada tanggal 19-20 Agustus 2017, di Benteng Fort Rotterdam. Ada sekitar seratusan Komunitas berbaur dalam event kali ini. Didukung oleh Dinas Pariwisata kota Makassar.

Menurut data dari Makassar Event, kegiatan ini sudah empat kali dilaksanakan mulai dari tahun 2014- 2017. dari tahun ketahun  komunitas yang berpartisipasi semakin bertambah, dilihat dari 2014 kumunitas yang bergabung sejumlah 75 orang, ditahun 2015 bertambah menjadi 130 komunitas, ditahun 2016 bertambah lagi menjadi 245 komunitas, ditahun ini ada sekitar seratusan,  eventnya semakin meriah dan keseruan didalamnya tak terelakkan lagi.

Salah seorang MC mengatakan event ini dilaksanakan untuk mengubah image yang melekat pada anak muda Makassar ‘kasar’ menjadi  ramah, kreatif, inovatif dan  cinta lingkungan.

Ada beberapa kategori komunitas yang mengikuti kegiatan ini, yaitu: hobby dan kreatif, lingkungan, ipteks, travel, pencinta hewan, sosial dan edukasi, fotografi/videografi, olahraga dll. Adapun salah satu sponsor dalam kegiatan kali ini yaitu gojek, shopie dll. Media patner yaitu : EBS, Fajar, Hribun, Harian Amanah, Selebes TV dll.

Arif Daeng Rate dengan memainkan alat musik  sindrili  menarik  para pengunjung untuk fokus dan berjalan menuju panggung acara PKM 2017. Dan salah seorang pengisi acara membacakan puisi kemerdekaan, dimulai dari paskibraka yang membawa bendera Sang Merah Putih, dikuti setelahnya atraksi yang yang cukup berbahaya ditiru, berupa minyak tanah ke obor yang berapi, disebut sebagai permainan Gandrang Bulo, diikuti dengan alunann lagu kemerdekaan. Anak-anak SD yang memengang bendera merah putih ditangannya sembari mengibas-ngibaskannya. Tiga kelompok  tari dilakukan bersamaan, di mana dua kelompok  tari dilakukan oleh perempuan dan kelompok satunya dikalukan oleh laki-laki dan bersamaan dengan model hijab berjumlah 6 orang mengelilingi panggung acara.

Baca Juga :  Gandeng Komunitas Pasablong Celebes, Omega SPS Gelar Workshop Pasablong Go Marketing Online

“Garuda di dadaku, garuda kebanggaanku, kuyakin hari ini pasti menang.” Itulah lirik lagu yang mengiringi aksi panggung pemakai seragam Polisi, TNI dan Satspol PP ini. Para pemegang bendera masing-masing komunitas dengan mengibar-ngibarkan  bendera dengan pola tertentu, sembari diiringi dengan tarian Gandrang Bulo yang menambah meriah acara tersebut. Ditambah lagi lirik Band Cokelat  yang menambah semangat “Merah putih teruslah kau berkibar, di ujung tiang tertuinggi indonesiaku ini, merah putih teruslah kau berkibar, kuakan selalu menjagamu.”

Dihibur Tarian khas dari daerah Mamasa “Tari Maluya” yang dilakukan oleh 8 perempuan cantik dari UKM Aksara yang berbalut kain putih serta corak warna-warni dari manik-manik ditambah  hiasan kepala yang terhubung langsung dengan kain putih bak selendang,  dan menambah meriah event malam itu.

Hiburan juga yang diisi 2 band indie Makassar yang menyumbangkan masing-masing dua lagu dan oleh dua orang adik dari komunitas KPAJ mempersembahkan puisi.

“kegiatan Pesta Komunitas Makassar ini telah membuktikan kepada dunia, bahwa anak Makassar bisa tonji’ kreatif, inovatif dan ramah.” Kata MC.

Inilah acara dipembukaan PKM 2017.

*Penulis: Azimah Nahl