Penindasan di Balik Coklat (Valentine Day) Oleh Jeng Asterlyta Putrinda

1
132
views

tulisan yang mencerahkan tentang Valentine day oleh jeng asterlyta putrinda (FMN)

Valentine day ya? Katanya sih hari kasih sayang. Memang terkesan manis kan pacar ngasih cokelat terus mungkin ada hal-hal romantis lainnya, tapi yang harus kita ketahui adalah penindasan dibalik industri cokelat.

Ada banyak perusahaan cokelat internasional macem nestle, hershey’s, dan juga perusahan internasional lainnya yang diuntungkan saat valentine day ini dengan tradisi ngasih cokelat dan bunga atau hal-hal manis lainnya.ternyata dibalik itu buruh tani industri cokelat ini sangat miris nasibnya, yang dimana memperkerjakan anak-anak (banyak jg yang hasil trafficking) sebagai buruh dan upah petani cocoa ini kurang dari $2 per hari dan cuma dikasih makan jagung atau pisang dan tinggal di tempat yang tidak layak. Selain selalu mengalami kecelakaan/cidera saat bekerja, anak-anak ini juga mendapatkan kekerasan entah karena kabur atau dalam pekerjaannya.

Mungkin yang banyak didokumentasikan di Afrika barat, tapi pastinya perbudakan ini ada di amerika latin dan juga Asia berhubung cocoa itu hanya bisa tumbuh di daerah tropis walaupun produksi tertinggi dan suplai utama perusahaan cokelat dihasilkan dari Afrika Barat. Sekitar 70% suplai cocoa itu dari Afrika (Data-data tahun 2010)

Selain perbudakan juga kita bisa lihat gimana lahan dikuasai dan dikontrol pemerintah dengan ketat untuk memenuhi kebutuhan perusahaan-perusahaan cokelat internasional dengan upah sangat amat rendah dan bukan untuk kebutuhan nasional sehingga tentu perbudakan ini menciptakan kemiskinan.

nah apa cokelatmu hasil dari penindasan? Kadang juga suka mikir aja pas valentine, disaat kita makan cokelat batangan mungkin anak-anak di Afrika Barat sedang menderita dan bahkan nggak bisa merasakan manisnya Valentine itu.