Pemprov Sulsel Kukuhkan Duta Pendidikan Anti Korupsi (IYAC)

0
80
views

Garis-Tengah.com – Makassar, Duta Pendidikan Anti Korupsi Indonesian Youth Against Corruption (IYAC) resmi dikukuhkan oleh gubernur Sulawesi Selatan yang diwakili oleh Yusuf Sommeng selaku Kepala Inspektorat Sulawesi Selatan pada Sabtu (22/07/2017).

Pengukuhan ini di saksikan oleh perwakilan Pangdam XIV Hasanuddin, Kapolda Sulawesi Selatan, Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK), Rektor Se-Kota Makassar, Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Indonesia (HMPI), organisasi pemuda dan beberapa aktivis muda yang berlangsung di Ballroom Teater (Lt.3) Menara Pinisi Universitas Negeri Makassar.

“Pemerintah Sulawesi Selatan mendukung penuh kegiatan IYAC” Kata Yusuf Sommeng dalam sambutannya.

Dikesempatan yang sama, Founder KOMA Youth Collaboration Nurhidayatullah menitipkan pesan Duta perwakilan 34 duta pendidikan anti korupsi kami titip mulai dari perilaku dan kesadaran sendiri, saya yakin dengan proses yang panjang teman bisa menjadi wakil di seluruh Indonesia.

“Mari kita selalu kedepankan nilai kolaborasi, agar mampu menjadi duta yang sebenar-benarnya duta” Tuturnya.

Hal senada juga diungkapkan president IYAC Muhammad Romario Basirung, yang menitipkan harapan kepada seluruh perwakilan 34 duta pendidikan anti korupsi IYAC Provinsi seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Halal Bihalal KMS UNM Dihadiri Sejumlah Tokoh Sinjai

“Kami berharap teman bisa berkolaborasi, dan esensinya bagaimana membuka jejaring nasional untuk komitmen bersama mencegah korupsi” Ungkapnya.

Disesi panel diskusi, perwakilan Kapolda Sulawesi Selatan AKBP Leonardo Panji Wahyudi S.Ik mengatakan untuk menantang duta pendidikan anti korupsi membuat petisi koruptor di hukum mati,

“Saya usulkan teman berani bersuara memberikan petisi hukuman mati, pelaku narkoba aja dihukum mati, iya kan? ” Ujarnya

Tampil sebagai pemateri utama, AKBP Leonardo menggambarkan bagaimana Indonesia saat sekarang.

“Kondisi negara kita ini sangat miris, peran duta sangat dibutuhkan, tunjukkan kalau kalian pantas menyandang status itu” Ucapnya.

Pemateri kedua Prof Muharram, juga menekankan prinsip perilaku duta pendidikan anti korupsi.

“Kuncinya 1, yaitu sifat jujur diri anda sendiri”. Ucapnya

Selanjutnya Emma Husain, Selaku Kordinator Indonesia Timur Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) organisasi sayap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan arahan mencegah korupsi mulai dari lingkungan kecil.

“Cegah mulai dari lingkungan kecil, keluarga anda dan diri anda sendiri” Jelasnya.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi foto bersama antara duta pendidikan anti korupsi.