MIB Indonesia Lakukan Kegiatan Kepenulisan di Pondok Pesantren Hj Haniah Maros

0
10
views
Foto kegiatan pelatihan kepenulisan di Pondok Pesantren Hj Haniah Dusun Bayo Kec. Simbang Kab. Maros. (Foto: Ist).

Kegiatan Kepenulisan dilakukan di Pondok Pesantren Hj Haniah dusun Banyo  kecamatan Simbang kabupaten Maros tepatnya di kelas 2 Madrasah Aliyah. Diikuti oleh 20 santri putra.

Pembukaan dilakukan pada Kamis 22 November 2018 dihadiri oleh Kepala Madrasah Aliyah, H Idris Abdulrahman Lc dan 2 pemateri dari Tim Redaksi Penerbitan MIB Indonesia yaitu Suci Muslimah S.Si dan Nur Rahmah S.Si.

Kepala MA  dalam pembukaan kegiatan menuturkan bahwa kalian harus mencari dan melatih kemampuan dan  bakat kalian apalagi dalam bidang tulis menulis karena kegiatan ini sangat penting bagi masa depan anda sekalian.

“Barang siapa yang mendominasi budaya maka dialah yang menguasai,” ungkap H Idris Abdulrahman Lc.

Dalam kegiatan ini pemateri mengajarkan bagaimana cara menulis yang baik dan benar juga bagaimana tata cara menyusun berita yang baik sehingga banyak manfaatnya bagi masa depan santri Ponpes Hj Haniah.

Pemateri Nur Rahmah dalam paparannya mengatakan bahwa menulis bukan cuma sekadar menulis, namun menulis sebagai pengobat hati yang gelisah.

Baca Juga :  WALHI Sulsel: Pemerintah Kota Makassar Gagal Atasi Banjir

“Tak ada ruginya menulis banyak dampaknya positif yang dapat kita temukan mulai dari kepuasan tersendiri bahkan dari sisi materi,” tambah Rahmah, Pimpinan Redaksi MIB Indonesia.

Nur Rahmah memberikan pemahaman seputar kepenulisan. (Foto: Ist).

Salah seorang santri yang mengikuti training  kepenulisan mengungkapkan perasaannya mengikuti kegiatan ini.

“Manfaat yang saya dapatkan dari training ini sangat banyak, saya bisa tahu bagaimana menulis cerpen yang benar dan menyusun kerangka cerpen serta menyusun berita menarik berkat training ini,” kata Muh Rifki.

Ahmad juga selaku peserta training kepenulisan berharap semoga pelatihan ini dapat menjadi bekal untuk kehidupannya kelak.

“Sepandai apapun kalian jika tidak menulis masyarakat akan lupa. Kita lihat karya-karya ulama dahulu rata-rata pandai,sampai sekarang kita kenal karena ada kitab yang dia lahirkan,” kata Nur Hidayah selaku guru pendamping di Ponpes HJ Haniah saat penutupan.

Diakhir para santri peserta training kepenulisan melakukan sesi foto bersama para pemateri.(*)

Citizen Reporter: Muhammad Anri Puja Mubarak (Santri Ponpes Hj Haniah)