Mahasiswa UNM Laksanakan Kelas Motivasi Bagi Anak Putus Sekolah di Parepare

0
75
views

Garis-tengah.com – Lima Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar kelas motivasi bagi anak putus sekolah di Gedung PPI Cempae, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Minggu (9/7).

Kegiatan ini adalah rangkaian dari agenda sekolah literasi anak putus sekolah “Anak Anak Senja” yang digagas oleh mahasiswa UNM dan Andi Irhamsyah SSi MSi selaku dosen pembimbing.

“Kelas motivasi diberikan kepada anak-anak dengan tujuan memotivasi kembali agar melanjutkan sekolahnya,” kata Andi Irhamsyah di Makassar.

Sementara Ketua DPRD Kota Parepare Kaharuddin Kadir yang diundang sebagai pemateri utama dalam kegiatan kelas motivasi itu sangat mengapresiasi program tersebut.

“Setiap anak harus bersekolah dan Kota Parepare harus lepas dari anak putus sekolah karena pemerintah telah menghilangkan biaya untuk menuntut ilmu atau menggratiskan biaya sekolah,” ujarnya di hadapan anak putus sekolah dan juga orang tua masing-masing.

Kegiatan kelas motivasi tersebut diakhiri dengan dialog antar orang tua anak putus sekolah dengan Ketua DPRD Kota Parepare yang berjanji akan menyekolahkan anak-anak yang masih memiliki keinginan besar untuk kembali bersekolah.

“Kami akan berupaya menyekolahkan anak yang mau kembali bersekolah tanpa dipungut biaya sepeserpun dan mohon bantuan mahasiswa UNM dalam memberantas buta huruf dan putus sekolah melalui program sekolah literasi ini,” ujarnya.

Sebelumnya, mahasiswa UNM mendirikan sekolah literasi dengan nama “Anak-Anak Senja” untuk menampung anak putus sekolah di Kota Parepare, Sulawesi Selatan.

Sekolah literasi yang resmi dibuka pada 14 April 2017 itu mengajarkan anak-anak yang putus sekolah melalui kegiatan membaca, menulis dan berbicara di depan umum.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare, Anwar Saad SH MH mengatakan peresmian sekolah literasi ini dilaksanakan di pusat pelelangan ikan (PPI) Cempae Kecamatan Soreang.

Ia berharap lulusan atau keluaran yang diharapkan pada sekolah literasi ini agar anak-anak putus sekolah dapat kembali belajar layaknya di sekolah dan mengembalikan mereka ke sekolah formal.

 

 

*Darmawansyah 

(Tim Pelaksana Sekolah Literasi “Anak-anak Senja”)