Janji Belum Ditepati, Ratusan Mahasiswa Makassar Geruduk Kantor Gubernur

0
20
views

Garis-tengah.com – Ratusan Mahasiswa Makassar yang tergabung dalam Front Perjuangan Rakyat (FPR) dan Lembaga Kemahasiswaan (LK) se-Universitas Negeri Makassar (UNM) menggeruduk Kantor Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (18/12).

Maksud mahasiswa tersebut menagih perkataan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah (NA) yang telah berjanji untuk menyelesaikan kasus skorsing yang menimpa enam mahasiswa Fakultas Ekonomi UNM.

Jendral Lapangan (Jenlap) Aksi, Ari Tolstoy mengatakan, dalam kunjungan Tim MATA KITA Program CATATAN NAJWA di UNM, (25/8) lalu, NA telah mengeluarkan statement untuk mempertemukan mahasiswa dengan pihak Rektorat untuk menyelesaikan persoalan skorsing.

“Pernyataan NA itu sudah hampir 4 bulan yang lalu dan sampai sekarang belum ada langkah mediasi yang dilakukan,” ujarnya.

Presiden BEM UNM ini menuturkan, persoalan skorsing ini sudah berlarut-larut belum juga terselesaikan. Pihak Rektorat UNM betul-betul menutup ruang demokrasi dalam kampus.

“Makanya kami meminta kepada pihak pemerintah dalam hal ini Pak Gubernur untuk turun langsung menyelesaikan masalah ini karena birokrasi UNM sudah tidak waras lagi,” terangnya.

Ia juga menyampaikan, kalaupun dialog bersama NA tidak menuai hasil, dalam waktu dekat akan terbangun gerakan nasional.

“Kasus skorsing ini sudah menjadi konsumsi nasional. Kami pun sudah membangun komunikasi dengan beberapa organisasi mahasiswa di Jawa untuk melakukan gerakan solidaritas karena mereka punya akses ke Pemerintah Pusat,” ungkapnya.

Adapun organ yang tergabung dalam aksi ini yakni, LK Se-UNM, FPR, KEMAS, PEMBARU SULSEL, LINGKAR NALAR, HIMA MATENG, FPM, FMN, GERAM UKIP dan SMI.(*)