Ikut Kritisi Birokrasi UNM, Mahasiswa Pertukaran UNNES Dipulangkan

0
245
views

Makassar, garis-tengah.com – Baru-baru ini Lembaga Kemahasiswaan di Universitas Negeri Makassar yang tergabung dalam aliansi orange menggugat melakukan aksi penolakan terhadap keluarnya surat edaran rektor nomor:3883/UN36/TU/2017 tentang larangan mahasiswa baru semester 1 dan 2 untuk mengikuti segala bentuk kegiatan yang dilakukan lembaga kemahasiswaan.

Ada yang unik dari aksi yang di motori oleh BEM UNM ini. Mahasiswa pertukaran Fakultas Psikologi Universitas Negeri Semarang (UNNES) – Universitas Negeri Makassar (UNM) juga turut bergabung dalam aksi tersebut. Adalah Muh. Arif Irwanto yang turut menyampaikan orasinya dan mengkritisi kebijakan yang dikeluarkan pihak birokrasi UNM.

Namun naas bagi mahasiswa yang akrab disapa Arif ini. Beberapa hari berselang pasca aksi, dia harus dipulangkan ke kampus asalnya dan tidak bisa lagi melanjutkan perkuliahan di Fakultas Psikologi UNM sampai akhir semester ini.

Menurut Mudabbir, presiden BEM UNM, menuturkan bahwa indikasi penyebab Arif dipulangkan adalah karena ikut berorasi pada aksi yang digelar Orange Menggugat. “Beliau ikut berorasi di titik kumpul, orasinya pun menjadi hal menarik tersendiri sehingga diliput oleh media.”

Lanjut mudabbir, “dari sini beredarlah sampai ke pihak rektorat. Rupanya pihak rektorat menganggap ini sebagai hal yang tidak etis. Sehingga beliau sempat dipanggil untuk mengklarifikasi tindakannya. Alhasil beberapa hari berselang, komunikasi antara pihak UNM dan UNNES bersepakat untuk memulangkan mas arif dari program pertukaran.”

Di tempat berbeda, Arif yang dihubungi oleh tim redaksi garis-tengah.com mengungkapkan bahwa ditariknya dirinya kembali dikarenakan pihak kampus UNNES yang meminta.

“Ya kalau bagi saya, UNNES adalah orang tua saya, apapun keputusannya saya akan terima dan saya tau bagaimana cara menghormati keputusan, terlepas dari benar atau salah”, tutur Arif.

Arif menuju Bandar Udara Sultan Hasanuddin untuk bertolak ke Semarang pada hari Selasa (19/9).

Dari pantauan tim redaksi garis-tengah.com banyak dukungan solidaritas yang beredar di media sosial muncul untuk Arif. Salah satunya Official Akun Line BEM UNM, berikut isinya.

[Untuk kawan kita yang berani menyuarakan kebenaran]

Segenap Kabinet Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Negeri Makassar, mengucapkan terimakasih kepada Mas Arif (mahasiswa pertukaran UNNES di UNM) atas solidaritasnya bersama kami berani menyuarakan kebenaran atas segala ketimpangan yang terjadi dikampus kami (UNM).

Meski berimbas dirimu harus di deportasi oleh pihak kampus UNNES sehingga tidak dapat menyelesaikan program pertukaran ini, bagi kami kau telah menjadi kawan seperjuangan sekaligus pahlawan. Jangan pernah kendor kawan menyuarakan kebenaran dimanapun dirimu berada.

Maafkan kampus kami yang membungkam hak demokratis dan anti kritik. Terimakasih kawan atas solidaritasnya. Setelah ini kami tidak akan tinggal diam dan mengecam keras atas pembungkaman hak demokratis dan kampus yang anti kritik.

Salam hormat kami, kepadamu saudara seperjuangan kami Muh. Arif Irwanto.
Panjang umur perjuangan.
Hidup Mahasiswa !!!

#solidaritastanpabatas
#bemunmkita

Penulis: Wahyu Shalihin