Front Mahasiswa Nasional Makassar memperingati Hari Perempuan Internasional (HPI)

0
88
views

Makassar, 08 Maret 2017. Front Mahasiswa Nasional Makassar memperingati Hari Perempuan Internasional (HPI) lewat konsep kebudayaan MIMBAR PEREMPUAN Yang diselenggarakan di Pelataran Kampus UNM Gunung Sari dan mengusung tema “Menabrak Tabu, Membangun Paradigma Baru” .

Kegiatan Mimbar Perempuan ini memiliki beberapa item kegiatan yaitu orasi,  puisi, musik serta diskusi, berjalan dari pukul 16:00 Wita sampai senja menjemput malam dan dihadiri belasan anggota FMN Ranting UNM serta beberapa mahasiswa  yang berada dipelataran gedung phinisi.

Kegiatan Mimbar Perempuan ini juga bertujuan untuk membangun kebiasaan mahasiswa khususnya kaum perempuan untuk sadar bahwa tanpa kaum perempuan terlibat aktif dalam pembangunan kebudayaan ilmiah yang lahir dari keyataan yang ada perjuangan pemenuhan hak-hak dasar tidak akan bisa dimenangkan. Seperti yang disampaikan dalam salah satu orasi perwakilan dari pengurus harian FMN Cabang Makassar mengatakan bahwa di negara indonesia yang masih mempertahankan sistem setengah jajahan dan setengah feodal hari ini. Perempuanlah yang sangat merasakan yang namanya penghisapan dan penindasan. Perempuan dari kelas buruh bekerja dengan upah yang murah dan kebijakan yang tidak manusiawi, perempuan dari desa banyak yang harus menjual diri di kota, diluar negeri mereka jadi buruh migran, menjadi babu dan rentan menjadi korban pelecehan seksual dari majikan. Selain itu perempuan yang ada didalam kampus yang menjadi korban kebudayaan imprealisme. Perempuan-perempuan menjadi produk-produk imperialisme yang mudah galau. Untuk itu tugas dari FMN adalah mempropagandakan dan mengajak kawan-kawan baik itu laki-laki terlebih pada perempuan untuk sama-sama belajar untuk sadar akan keadaan saat ini yang membelenggu. Khusus untuk anggota FMN Makassar. Tugas pokok kita tidak lain hanyalah proses pembangkitan kesadaran, mengorganisasikan, dan sama-sama bergerak dari kelas buruh sebagai pemimpin perjuangan dan kaum tani sebagai soko guru pembebasan. Jayalah perjuangan perempuan indonesia.

Baca Juga :  Ini Cara Supaya UMKM Bisa Naik Kelas

Umma Manggala (anggota FMN Ranting UNM)