Komunitas Aksara Merdeka kembali menggelar workshop menulis puisi

0
85
views

Garis-tengah.com- Makassar, komunitas Aksara Merdeka kembali menggelar workshop menulis puisi di warkop SS jl.Tamalate Raya, Minggu (13/08/2017)

Workshop kali ini menghadirkan Ahmad Fadhil Imran (penulis buku antologi puisi ‘Manusia-Sia dan antologi puisi ‘Mulut Dari Timur) sebagai narasumber. Dalam kesempatannya, Fadhil  menuturkan bahwa “saat ini banyak bermunculan penulis-penulis puisi baru yang hanya mengutamakan keindahan kata semata. Hal yang paling penting dalam menulis puisi adalah memperhatikan Typografi, pemilihan diksi, dan majas. Selain itu karakteristik penulis juga harus kuat, jelas tujuan menulisnya, jelas rimanya dan kesetiaan”.

“Penting juga bagi kita untuk mencari faktor pendukung seperti mendengarkan instrumen musik, mencari suasana yang tenang dan harus dengan mood yang baik”.

Fahri Djaman sebagai salah satu peserta sekaligus perwakilan dari komunitas Pecandu Aksara menambahkan, “fenomena yang terjadi hari ini adalah banyak bermunculan penulis yang menggunakan diksi terlalu hiperbola tanpa memperhatikan nilai logis dan pesan yang ingin disampaikan. Hal ini yang menyebabkan pembaca tidak mampu menyimpulkan pesan yang ingin disampaikan.

Sementara Syukma Manggala selaku anggota komunitas Aksara Merdeka menuturkan “kegiatan ini sangat membantu karena sebenarnya menulis puisi tidak sesulit apa yang kita bayangkan selama kita memahami apa yang akan kita tuliskan. Kami juga lebih mengerti secara teknis tentang penulisan puisi yang baik dan benar. Harapan kami kegiatan semacam ini bisa berlanjut dengan materi-materi yang lain.

“Aksara Merdeka yang memiliki orientasi bergerak dalam bidang literasi ini tentunya tidak akan berhenti sampai di sini saja, tetapi akan terus melakukan berbagai upaya untuk memberikan yang terbaik bagi setiap individu yang ingin berkarya.

*Bang O